Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Ibu

+

Manfaat Menyusui Bagi Kesehatan Ibu – Air Susu Ibu ( ASI ) merupakan pilihan asupan terbaik dari seorang ibu untuk bayinya. Sehingga para ibu tentu ingin memberikan ASI eksklusifnya buat buah hati tercinta.  Manfaat menyusui ini tidak hanya untuk bayi saja melainkan juga bagi kesehatan ibu yang menyusui.

Ingin tahu apa sajakah keuntungan dan manfaat memberikan ASI yang di lakukan oleh ibu untuk bayinya? SImak di bawah ini :

manfaat menyusui

1. Kesehatan jantung
Menyusui akan memberi manfaat kesehatan jantung. Seperti pada laporan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology, ibu yang menyusui lebih dari 12 bulan dapat menurunkan risiko wanita terkena penyakit jantung sampai 10 %. Secara signifikan wanita menyusui juga akan berkurang resiko terkena tekanan darah tinggi, menurun resiko terkena diabetes, penyakit jantung dan kolesterol tinggi.

2. Dapat mencegah diabetes
Seorang peneliti dari University of Pittsburgh, Amerika Serikat, telah menunjukkan kalau para ibu yang tidak menyusui anaknya akan lebih beresiko terhadap diabetes tipe 2 (diabetes akibat gaya hidup).

Kalangan peneliti telah melakukan studi kepada 2.233 wanita dengan usia antara 40 hingga 78 tahun. Hasil penelitian tersebut menunjukkan sebanyak 27 % dari ibu yang tidak menyusui mengembangkan diabetes tipe 2, yang berarti ada hampir dua kali lipat lebih berisiko daripada ibu yang menyusui anaknya atau pada wanita yang belum pernah melahirkan.

3. Turunkan risiko kanker
Berdasarkan studi yang pernah dipublikasikan di Annals of Oncology menemukan wanita yang menyusui lebih rendah resikonya terkena beberapa jenis kanker payudara. Pada studi ini, peneliti menjumpai kompilasi 27 penelitian medis guna melihat seberapa sering wanita yang menyusui berisiko terkena beberapa jenis kanker payudara.

“Kami telah menemukan bahwa wanita yang menyusui berisiko 20 persen lebih rendah mengembangkan kanker payudara ‘triple negative’, bentuk kanker yang tidak memiliki penanda hormon umum seperti reseptor estrogen, reseptor progesteron, dan human epidermal growth factor receptor 2 (HER2),” kata penulis studi dalam laporannya.

Penulis senior studi kanker dan direktur pendekatan kesehatan payudara di Lankenau Medical Center, Philadelphia, dr Marisa Weiss mengatakan para peneliti masih tidak yakin bagaimana menyusui bisa melindungi wanita dari risiko kanker payudara. Tapi, banyak pakar berteori bahwa payudara sebenarnya tidak sepenuhnya berkembang sampai ia menyusui.

“Diibaratkan payudara belum ‘matang’ sehingga dibutuhkan kehamilan penuh di mana akhirnya ‘payudara’ berkembang dan matang sampai mampu memproduksi ASI. Minimal, dengan studi tersebut, bisa menekankan pada masyarakat bahwa manfaat menyusui tak hanya dirasakan oleh anak tapi juga oleh ibu,” ujar dr Marisa Weiss, penulis senior studi kanker di Lankenau Medical Center, Philadelphia, kepada ABC News.

4. Menurunkan berat badan
Bagi para ibu yang baru saja melahirkan dan ingin menurunkan berat badan, menyusui secara eksklusif bisa menjadi salah satu metode praktisnya. Aktivitas menyusui tak cuma membantu ibu menghilangkan lemak yang tertinggal tapi juga membantu menghasilkan hormon oksitosin yang akan membantu tubuh ibu kembali fit.

Agar penurunan berat badan ibu menyusui bisa optimal, ingatlah bahwa diet bukan berarti tidak makan atau menghilangkan salah satu jenis nutrisi tertentu. Menurut Leona Victoria Djajadi, MND, pilihan makanan yang bisa dikonsumsi ibu menyusui untuk menurunkan bobot di antaranya beras merah, jagung, ikan laut, ikan tawar, telur, daging, sayur dan buah-buahan. ( sumber )

free web hit counter . © 2017 Tergambar.Com