Jika Orang Tua Bercerai, Sebaiknya Anak Ikut Ibu Atau Ayah?

+

Jika Orang Tua Bercerai, Sebaiknya Anak Ikut Ibu Atau Ayah? – Setiap pasangan suami istri selalu berharap bahwa pernikahannya bisa kebahagiaan, harmonis dan langgeng. Akan tetapi, apa yang di harapkan kadang tidak sesuai dengan keinginan. Inginnya bisa menjalani pernikahan yang bahagia dan langgeng, namun justru berakhir dengan perceraian. Berakhirnya ikatan pernikahan antara suami istri tidak hanya meninggalkan kekecewaan dari pihak suami atau istri, melainkan juga akan berdampak besar pada psikologis anak.

Ada satu persoalan lain yang akan di hadapi saat suami istri bercerai, yaitu siapakah yang paling tepat untuk mengasuh anak? Anak akan ikut ayahnya atau ibunya? Apabila ingin adil dan bijak, mungkin solusinya adalah dengan saling membagi waktu dalam mengasuh anak. Namun, apakah cara yang demikian ini merupakan solusi yang paling tepat? Anda bisa simak beberapa hal yang ada di bawah ini :

perceraian orang tua

1.Anak Yang Usianya Masih di Bawah 4 Tahun Tidak Boleh Dipisahkan dari Ibunya
Menurut seorang psikolog bernama Penelope Leach yang karya buku bukunya telah terjual jutaan eksemplar menyatakan bahwa apabila anak usianya masih di bawah empat tahun maka tidak boleh dipisahkan dari ibunya. Penelope Leach juga menambahkan bahwa apabila sang anak dipisahkan dari ibunya hanya satu malam saja, maka si anak bisa mengalami gangguan yang akan berlangsung sangat lama. Banyak psikolog juga mengatakan apabila apabila anak di pisahkan dari ibunya maka bisa mengakibatkan tumbuh kembang anak jadi terlambat.

2.Kontroversi Mengenai Siapa yang Paling Tepat Mengasuh Anak
Setelah suami istri bercerai, maka keduanya akan hidup terpisah. Secara otomatis anak pun juga akan menjalani hari harinya di rumah dengan salah satu diantara orang tuanya, apakah ibunya atau ayahnya. Penelope Leach menitikberatkan akan pentingnya membangun ikatan cinta. Namun, pernyataan bahwa pihak ibu lah yang memiliki peran utama untuk mengasuh anak sementara ayah hanya mendapatkan peran “cadangan” untuk mengasuh anak juga masih kontroversial.

Dalam karya buku terbarunya berjudul Family Breakdown, Penelope telah menjelaskan bagaimana sang anak akan mengalami dampak buruk akibat kasus perceraian orang tuanya. Penelope juga menambahkan bahwa, selama ini.. biasanya masyarakat lebih cenderung melihat sisi keadilan untuk suami istri yang bercerai dan tidak mengenai “apa yang paling baik untuk sang anak”.

Dengan bergantian mengasuh anak setiap minggu mungkin terlihat sebagai solusi yang paling tepat untuk orang tua, namun hal ini sebetulnya ini tidak adil untuk sang anak.

3.Ikatan Antara Anak dengan Ayahnya Sama Pentingnya Dengan Ikatan Antara Anak Dengan Ibunya
Ketika beberapa orang psikolog mengungkapkan bahwa dengan memisahkan anak dari ibunya bisa menghambat tumbuh kembangnya, para ayah merasa tidak bisa menerimanya. Perwakilan dari New Fathers4Justice mengatakan bahwa apabila anak menghabiskan waktu tidur malamnya bersama sang ayah di usia sedini mungkin juga penting. Ikatan antara ayah dengan anak itu juga sama pentingnya dengan ikatan antara ibu dan ayah.

Jika seorang anak yang usianya masih balita di tanya ingin ikut ayahnya atau ibunya, mungkin ia tidak bisa mengungkapkan dengan jelas apa yang di inginkannya. Dari sini peran antara ibu dan ayah bagi seorang anak yang masih balita itu juga sama-sama pentingnya. Baca juga Aturan Penting Yang Harus Ada Dalam Sebuah Keluarga

free web hit counter . © 2017 Tergambar.Com